Mendekati pelaksanaan pemilukada, KPUD Sampang di gugat

  • Sabtu, 10 November 2012 | 01:33
  • 279 Views
  • ilustrasi

    Sampang  –  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sampang Menerima Surat Panggilan dari Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya (PTUN) dengan nomor : 138/G/2012/PTUN.SBY,

    Dalam Surat Panggilan yang dilayangkan PTUN tersebut menjelaskan, KPUD Sampang untuk bersedia menghadiri pangilan pada hari selasa (13/11/2012) mendatang. Selain itu dalam surat tersebut juga tertera nama  H. Hudi Selaku penggugat Keputusan KPU Kabupaten Sampang dengan nomor : 01/KPTS/KPU-Kab/Kota-014.329872/2012 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2012, yang dikeluarkan oleh KPU Sampang tertanggal 2 April 2012 serta keputusan KPU kabupaten Sampang berupa Pengumuman nomor : 234/KPU-Kab-014.329872/VI/2012 tentang penyelenggaraan Dokumen Dukungan bakal pasangan calon perseorangan dan jumlah kursi dan jumlah suara sah paling rendah untuk calon yang diajukan partai politik atau gabungan partai politik dalam pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Sampang tahun 2012 tertanggal 9 juni 2012.

    Sementara menanggapi Surat Panggilan tersebut, Miftahur Rozak anggota KPU Sampang selaku Pokja Verivikasi dan Hukum mengatakan peraturan – peraturan yang dilakukan pihak KPU Sampang sesuai dan berlandaskan aturan yang ada, ” Dalam hal ini kami sudah melakukan prosedur tahapan Pemilukada sesuai dengan kaitannya UU No. 15 tahun 2011 tentang tata cara pencalonan pemilukada serta Peraturan KPU tentang pencalonan no. 6 tahun 2011,” ujarnya Sabtu (10/10/2012)

    Lebih Lanjud Rozak menjelaskan tentang persiapan yang dilakukan untuk memenuhi panggilan dari PTUN, ” kami mempersiapkan tentang apa yang menjadi dasar obyek sengketa tersebut yang telah dilakukan oleh saudara Hudi selaku pengugat atau kuasa hukum Abdul haq, serta pihak kami siap jika dibutuhkan kesaksian dan yang terpinting dalam peraturan tersebut perlu di ketahui juga dalam penyelenggaran pemilukada, panwas saja tidak dilibatkan apa lagi partai politik,” imbuhnya.

    Terpisah Ketua KPU Kabupaten Sampang KH. Dofir Syah mengatakan, dalam menanggapai gugatan dan surat panggilan dari PTUN tidak ada penjelasan yang valid dari gugatan Hudi, ” yang saya tahu dan dengar dari surat kabar yaitu maslah pencalonan Abdul Haq yang ditolak oleh KPU, ini malah berbeda dalam surat panggilan dari PTUN,” Tukasnya.

    Sementara ketika di tanya, tentang persiapan menghadapi surat pangggilan tersebut Kyai asal Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang ini menjelaskan, ” kami siap kapanpun di butuhkan, karena saya pribadi menganggap kepengadilan itu mencari keadilan bukan mencari perkara yang artinya apapun keputusan PTUN kita siap untuk menjalaninya,” Pungkasnya.(yy)

    Peristiwa

    Truck Pupuk Ponska Terjungkir Sabtu, 20 September 2014 | 16:18

    Truck Pupuk Ponska Terjungkir

    Tuban (satoekata.com) – Truck Mitsubishi pemuat pupuk ponska terjungkir di jalan Teuku Umar, Kelurahan Latcari, kecamatan Tuban, kabupaten...

    Search

    Ketik kata: